LMI Gandeng Subulussalam Cepu Adakan Penyuluhan Sikat Gigi pada Anak Yatim

Aug 31, 2022

Cepu - Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 memperlihatkan prevalensi gigi berlubang pada anak usia dini masih sangat tinggi yaitu sekitar 93%. Artinya hanya 7% anak Indonesia yang bebas dari karies gigi atau gigi berlubang. Selain itu sikap dan perilaku di masa pandemi ternyata menyebabkan kebiasaan merawat gigi justru mengalami penurunan dibandingkan hasil survei tahun 2018.

Salah satu cara mencegah gigi berlubang yaitu membiasakan diri untuk menyikat gigi dengan cara dan waktu yang tepat. Hal ini menjadi latar belakang LMI mengadakan penyuluhan sekaligus pemeriksaan gigi pada 50 anak yatim domisili Cepu dan sekitarnya. Pak Resma Edhi Satria selaku Manajer LMI Area Blora menyampaikan pihaknya menggandeng komunitas lokal Cepu, Subulussalam dalam pelaksanaan acara ini.

Acara yang diadakan pada Jumat (22/8) mendatangkan dua dokter gigi dari Padangan dan Bojonegoro. Kegiatan dimulai dengan penyuluhan cara menyikat gigi dan tips merawat gigi yang baik di usia dini. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi kepada semua anak. Ketua komunitas Subulussalam Cepu, Andri Kurniawan menyampaikan, “Setiap tahun kita selalu mengadakan acara yatim di bulan Muharram, tapi pelaksanaan kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.” Acara berakhir sekitar pukul 16.30 WIB dan ditutup dengan pembagian alat sikat gigi serta pemberian dukungan biaya sekolah untuk adik-adik yatim.