Bantuan Untuk Syafiq dan Adiknya, Keduanya Penderita Diabetes

May 19, 2023

Surabaya - Di usianya yang menginjak 33 tahun, Syafiq didiagnosa dokter menderita dua penyakit: diabetes dan komplikasi glaukoma. Organ vital yang sudah tidak berfungsi menyebabkan keharusan pasokan insulin dari luar secara rutin.

Dalam sebulan, ia membutuhkan 25 pen insulin untuk disuntikkan agar kadar gula darah tetap stabil. Pekerjaannya sebagai driver ojek online dengan penghasilan yang tak menentu membuatnya bekerja lebih ekstra untuk membeli pen insulin seharga Rp 200.000 untuk satu pennya.

Penyakit keturunan ini tak hanya menyerang Syafiq. Adiknya yaitu Firza juga menderita penyakit serius tersebut.

Pagi siang malam, tanpa mengenal lelah, Syafiq tak henti mencari penumpang. Semntara, adiknya di rumah berjualan es, mainan anak, dan air galon untuk mencari penghasilan tambahan agar dapat membeli pen insulin secara rutin dan bertahan hidup.

Senin (13/3) kemarin, petugas LMI datang untuk membantu meringankan beban Syafiq dan adiknya dengan memberikan santunan biaya hidup, bekal ramadhan, pembayaran kontrakan selama 1 tahun, dan 26 pen insulin. Syafiq dan ibunya menerima langsung bantuan tersebut.

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan membantu kebutuhan kesehatan saya dan adik saya," harap Syafiq.

Terima kasih kepada Sobat LMI (donatur dan mitra). Insya Allah donasi, kontribusi, partisipasi, dan sinerginya bermanfaat buat sesama di Indonesia. Aamiin.

---

Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menginisiasi berita/kegiatan/tulisan tersebut di atas sebagai bagian usaha mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Kedua: Mengakhiri Kelaparan

---

Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menjalankan proyek-proyek kebaikan sebagai jalan ke surga-Nya dan sebagai bekal & tabungan akhirat melalui platform infak.in dan wakafo.org

---

Tulisan ini tersimpan di Program - Lembaga Manajemen Infaq (LMI)