Nikmati Hidup dengan Bismillah

May 19, 2023

Pasca turunnya Surat Al 'Alaq, setiap kali akan memulai sesuatu, Rasulullah selalu membaca, "Bismika Allahumma (dengan nama-Mu Ya Allah)." Kemudian setelah surat Hud ayat 52 turun, Rasulullah merubah kalimat itu menjadi "Bismillah (dengan nama Allah)." Dengan begitu, sempurnalah segala aktivitas yang dimulai dengan membacanya.

---

"Alla ta'lu 'alayya (janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku)," kata Nabi Sulaiman as dalam surat yang dikirimnya kepada Ratu Balqis. Lanjutnya, "Dan datanglah kepadaku sebagai orang yang berserah diri."

Hal lain yang menarik dalam surat itu adalah redaksi awal yang digunakan oleh Nabi Sulaiman. Yaitu kalimat Bismillahirrahmanirrahim (dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang).

Kisah tersebut termaktub dalam Surat An Naml (27): 30-32.

---

Satu kisah yang lain. Saat Umar bin Abu Salamah masih kecil, beliau diasuh oleh Rasulullah. Rasulullah pernah menasehatinya saat ia hendak makan, "Ya Ghulam, sammillah (wahai anakku, bacalah basmalah)."

Lalu Rasulullah melanjutkan, "Makanlah dengan tangan kananmu dan ambillah makanan yang terdekat di hadapanmu."

Maka, seperti itulah gaya makan Umar setelah itu: mengamalkan sebagaimana yang Rasulullah nasihatkan kepadanya.

---

Banyak sekali sabda Rasulullah yang diawali dengan bacaan basmalah. Sehingga kita pun berusaha untuk menerapkannya dalam setiap tindakan.

Tapi, mengapa kita harus melafalkan kata bismillah di setiap awal kegiatan? Mengapa tidak kalimat yang lain?

Mari kita pahami makna dari kalimat bismillah ini.

Diawali kata ba' (huruf Jar) yang bermakna Ilshaq (lekat). Berarti juga Al Mushahabah (yang amat dekat).

Nah, menurut Imam Jarir At Thabari, jika ada huruf ba', haruslah berhubungan dengan aktivitas.

Tapi, uniknya, di kalimat bismillah, tidak ada penyebutan selain Allah baik objek dari aktivitas maupun bentuk aktivitasnya. Hal ini menunjukan pentingnya nama Allah dalam segala aspek kehidupan yang dinyatakan dalam segala aktivitas.

Mari kita lanjutkan.

Penyebutan ismillah (ism digabungkan dengan Allah) memiliki makna Al Ma'luh (zat yang disembah dengan penuh kecintaan dan keagungan). Sehingga dalam kalimat bismillah ini sekaligus menekankan dua sifat kesempurnaan Allah yaitu Ar Rahman (rahmat-Nya yang secara nyata nampak diberikan di dunia ini kepada seluruh makhluk-Nya dan Ar Rahim (karunia rahmat-Nya yang diberikan hanya kepada orang yang beriman di akhirat kelak).

Pengucapan basmalah juga merupakan bentuk permohonan dan penghambaan kita kepada Allah. Secara otomatis akan tertanam dalam diri si pengucap bahwa lemahnya kita sebagai manusia. Di waktu yang sama, tumbuh pula kekuatan dan rasa percaya diri serta optimisme saat melakukan sebuah pekerjaan dikarenakan hadirnya Allah dalam setiap aktivitas.

Basmalah adalah lambang keikhlasan, kekuatan, dan kedekatan dengan Allah.

Aktivitas tanpa basmalah ibarat jasad tanpa ruh. Dengan senantiasa membaca basmalah, yakinlah: tidak ada pekerjaan atau aktivitas yang sulit dan tidak mungkin untuk dilakukan sebab Allah selalu membersamai.

Dalam sebuah firman Allah SWT berbunyi, "Dan (Allah) mantapkan hati mereka (orang-orang mukmin) dengan Kalimah Takwa." (QS. Al Fath: 26).

Imam Az Zuhri mengatakan yang dimaksud dengan Kalimat Takwa itu adalah Bismillahirrahmanirrahim. Maka, yakinilah kalimat Bismillah tidak hanya membuat dekat, tetapi ia membuat lekat dengan Allah.

Insya Allah hidupnya semakin aktif dan produktif sesuai dengan tuntunan Allah. Ibadahnya semakin meningkat dalam ke-istikamah-an bahkan setiap aktivitasnya terasa nikmat dan menyenangkan serta bermuara pada ketenangan hidup.

Sebagaimana Rasulullah saw, "Setiap perkara yang tidak dimulai dengan Bismillahirrahmanirrahim, hilanglah keberkahannya."

Yuk, bismillah-in semua aktivitas kita. Semoga berkah.

Oleh Ustaz Heru Kusumahadi M.Pdl, Pembina Surabaya Hijrah (KAHF). Alamat Instagram dan Facebook.

Sumber: Majalah LMI Zakato Agustus 2022

Sumber gambar: Image by user13039047 on Freepik

---

Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menjalankan proyek-proyek kebaikan sebagai jalan ke surga-Nya dan sebagai bekal & tabungan akhirat melalui platform infak.in dan wakafo.org

---

Tulisan ini tersimpan di Edukasi - Lembaga Manajemen Infaq (LMI)